4 comments on “faidah istighfar

  1. 2. Nabi Muhammad Saw selalu melakukannya, Sebagaimana yang
    kita ketahui dari sirahnya Rasulullah selalu melakukan perbuatan
    yang terbaik(afdhal) sekaligus juga selalu mudawamah (kontinuitas)
    dalam mengerjakannya, Istighfar salah satu amalan yang selalu
    dilakukan oleh Rasullullah, Dalam hadist Rasullullah bersabda: Demi
    Allah Aku beristighfar dan bertaubat kepada-NYA seratus kali dalam
    sehari. HR. Bukhari. Jika Rasullulah Saw yang ma’shum dan dosanya
    sudah diampuni baik dimasa lalu maupun di masa akan datang selalu
    beristighfar seratus kali dalam sehari, bagaimana dengan kita….?
    3. Istighfar merupakan syiar para Anbiyaullah,tidak ada
    seorang nabipun yang tidak beristighfar dan selalu mengajak umatnya
    untuk beristighfar, Nabi Adam As dan Siti Hawa beristighfar atas
    dosa yang telah mereka perbuat, Firman Allah Surat Al-`Araf 23:
    Keduanya berkata:
    قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا
    لَنَكُونَنَّ مِنْ الْخَاسِرِينَ
    (الأعراف23)
    “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika
    Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya
    pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi”.
    4. Istighfar merupakan asas ubudiyah,Ketika seorang hamba
    beristighfar ia akan merasakan betapa hina dan rendah dirinya, akan
    selalu merasakan bahwasanya ia tidaklah ada apa-apanya disbanding
    Sang Khalik dan amat sangat membutuhkan-NYA dalam mengarungi bahtera
    kehidupan. Maka dianjurkan dalam beristighfar untuk merendahkan
    diri, ikhlas kepada-NYA dan tentunya istighfar tersebut tidak hanya
    sekedar terucap dengan bibir saja namun hatipun harus digerakkan.
    5. Dalam Istighfar ada maslahah yang tidak diketahui oleh
    seorang hamba,para ulama salaf berkata, dosa seorang hamba bisa
    membawanya kesurga,dan amal seorang hamba bisa membawanya ke neraka,
    mereka berkata: Bagaimana hal ini bisa terjadi?ketika seorang hamba
    berbuat dosa,setiapkali mengingatnya ia menangis,menyesal dan
    akhirnya bertobat dan beristighfar,tunduk kepada-NYA berusaha
    melakukan perbuatan baik tanpa mengulangi lagi dosa tersebut,maka ia
    akan mendapatkan rahmat-NYA dan masuk surga,sebaliknya ketika ia
    berbuat baik,kemudian riya’,sombong,ta’jub atas pujian orang
    kepadanya,maka ia akan mendapat kemurkaan Allah dan akhirnya masuk
    neraka. Tanda-tanda kebahagian adlah menjadikan perbuatan baik
    berada dibelkang punggungya dan perbuatan dosa didepan pelupuk mata
    sebaliknya tanda-tanda kesengsaraan adalah menjadikan perbuatan baik
    dipelupuk mata dan kejelekannya dibelakang punggungnya. Alangkah
    beruntungnya seseorang yang sibuk dengan aibnya sendiri dan
    memperbaikinya serta melupakan aib orang lain

Kagem Sedulur SSU, sumonggo Nilar Atur wicoro kanti Sae ugi Langkung sifat Amanah

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s